Aku bagai buih di laut biru, tersapu ombak terhempas
badai…
Aku bagai debu di padang pasir, tersereet angin terbakar
panas…
Sayapku kini telah patah
Terobek oleh elang perkasa
Mencakarku tak kenal lelah
Hingga berdarah aku dibuatnya
Aku tersungkur tak berdaya
Angin
mengapa kau diam saja
Coba
katakana pada dunia
Siapa
yang membuatku muram
Sakit
dan terluka
Disini,
Di tempat ini
Aku hanya bisa diam
Dan meratap sendiri
Tak ada sahabat
Lambaian
nyiur
Deburan
ombak
Tak
sidi lagi beernyanyi
Sunyi
Musim demi musim telah berganti
Sayapku kini telah pulih
Namun aku masih disini
Di tempat ini
Bukan tak bias
Tapi tak mau
Dan
kau datang
Mengajakku
untuk terbang
Kepakan
sayapmu berkilauan
Ditimpa
surya pagi
Merayuku
untuk terbang
Terbang
tinggi menggapai awan
Memeluk
bintang gemintang
Karena kau dating tak untuk menyakiti
Namun menyembuhkan
Bukan cinta yang rumit
Melainkan cinta yang sederhana
Sangat sederhana
Hingga membuat kita terbiasa
Dan tidak menyadari bahwa
Cinta
telah kuat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar